Tuesday, February 16, 2010

hemmmmmmmph......






































cuma Ngedit Foto2 ku ajah....



terus Upload ke FB....


^^



jadi pengen punya Buku yang Lebiiihhh Banyaaaaaaaakk Lagi...!!


andai setiap orang masing2 menghadiahkan ku buku2 bagus....
alangkah bahagianya aku....



^^

Saturday, February 13, 2010

,, Bersama Teman Sejatiku ,,

Ya Rabbi,, sambutlah tanganku ini...
pimpinlah ke arah ridha-Mu dalam apa jua yang kulakukan,,

kumencari suatu rahasia dalam mendidik sebuah keikhlasan agar kekal bertapak di hati ini...


Ya Illahi,, jadikan aku ridha pada ketentuan-Mu dan berkatilah aku dalam takdir Mu, hingga aku tidak mempercepat sesuatu yg Engkau tunda dan menunda sesuatu yang Engkau segerakan "-


Ya Allah,, karuniakanlah sebuah ketenangan dan kebahagian kepada ku yang sedang mendaki langit kehidupan...

Terkadang terSungkur menilai kaCa dan peRmata...


temaniLah akal ku dalam membuat pertimbangan,,,
Ya Allah,, aku memOhon keimanan yg menyeNtUh hatiku dan keyakinan yg tulus,,
sehingga aku mengetahui bahwa tiada yang menimpaku,,
kecuali apa yg telah Engkau tetapkan unTukku...



Ya Allah,, hanya rahmat Mu yg kuharapkan...
maka janganlah Engkau biarkan diriku terLepas dari kasih sayang Mu sekelip mata pun...
dan perbaikilah selalu keadaanku...



Ya Allah,.. Engkaulah Yang Maha Kuasa,, tiada lagi yang lebih daripada Mu...
Ampunilah dosa orang tua ku, aku & kLwraga ku,,
Ya Allah terangilah jalan ku dgn peTunjuk Mu...





^^

Thursday, February 11, 2010

nikmatilah perjalanan panjang itu..

pertemuan malam tadi membawa senyum lebar dan canda tawa sebagai penutupnya...

secangkir coklat hangat mengantar kesunyian..
chesse Roll, Tiramishu, Black Florist mini, menambah kehangatan itu...

tak akan terganti oleh apapun...


^^,


seneng,,
sedih juga...

bukan aku lagi wanita itu...

tak mungkin ada harap lagi untuk ku...
karena sudah ada yang menggantikan ku..
walaupun tak pasti...

atau masih ada harap itu...???
atau masih ada waktu itu...???

kapan lagi...??

bercanda...
berdua...
berbagi...
cerita...



aaaaaaaaachhhh....



telalu tinggi inginku....



sudah lah yan,,,

bukankah dia masih tetap ada di hatimu,,
bukankah dia tetap baik kepada mu,,
apa yang kau harap kan selain itu...??



jangan lagi...
karena hanya menyakiti hatimu...

dengar kata2 nya...
bahwa dia akan kembali lagi dengan senyum nya...
dan pastikan hatimu, kalo kamu pun akan memberi senyum terbaikmu,,


karena aku yakin....

itulah dia yang sebenarnya....




selamat menikmati perjalanan panjangmu....



senyummu aku simpan erat dimata ku....
tak kan aku biarkan pergi sedikit pun....





^_^

Wednesday, February 10, 2010

Ungkapkan Cinta Karena Allah

Anas Radhiallaahu anhu meriwayatkan, “Ada seorang laki-laki di sisi Nabi Shalallaahu alaihi wasalam. Tiba-tiba ada sahabat lain yang berlalu. Laki-laki tersebut lalu berkata, “Ya Rasulullah, sungguh saya mencintai orang itu (karena Allah)”. Maka Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bertanya “Apakah engkau telah memberitahukan kepadanya?” “Belum”, jawab laki-laki itu. Nabi bersabda, “Maka bangkit dan beritahukanlah padanya, niscaya akan mengokohkan kasih sayang di antara kalian.” Lalu ia bangkit dan memberitahukan, “Sungguh saya mencintai anda karena Allah.” Maka orang ini berkata, “Semoga Allah mencintaimu, yang engkau mencintaiku karena-Nya.” (HR. Ahmad, dihasankan oleh Al-Albani).

Hal yang harus diperhatikan oleh orang yang saling mencintai karena Allah adalah untuk terus melakukan evaluasi diri dari waktu ke waktu. Adakah sesuatu yang mengotori kecintaan tersebut dari berbagai kepentingan duniawi?

Lemah Lembut, Bermuka Manis dan Saling Memberi Hadiah

Paling tidak, saat bertemu dengan teman hendaknya kita selalu dalam keadaan wajah berseri-seri dan menyungging senyum. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda,
“Jangan sepelekan kebaikan sekecil apapun, meski hanya dengan menjum-pai saudaramu dengan wajah berseri-seri.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).

Dalam sebuah hadis riwayat Aisyah Radhiallaahu anha disebutkan, bahwasanya “Allah mencintai kelemah-lembutan dalam segala sesuatu.” (HR. al-Bukhari). Dalam hadis lain riwayat Muslim disebutkan “Bahwa Allah itu Maha Lemah-Lembut, senang kepada kelembut-an. Ia memberikan kepada kelembutan sesuatu yang tidak diberikan-Nya kepada kekerasan, juga tidak diberikan kepada selainnya.”

Termasuk yang membantu langgengnya cinta dan kasih sayang adalah saling memberi hadiah di antara sesama teman. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda,
“Saling berjabat tanganlah kalian, niscaya akan hilang kedengkian. Saling memberi hadiah lah kalian, niscaya kalian saling mencintai dan hilang (dari kalian) kebencian.” (HR. Imam Malik).

Cinta Karena Allah

Persahabatan yang paling agung adalah persahabatan yang dijalin di jalan Allah dan karena Allah, bukan untuk mendapatkan manfaat dunia, materi, jabatan atau sejenisnya. Persahabatan yang dijalin untuk saling mendapatkan keuntungan duniawi sifatnya sangat sementara. Bila keuntungan tersebut telah sirna, maka persahabatan pun putus.

Berbeda dengan persahabatan yang dijalin karena Allah, tidak ada tujuan apa pun dalam persahabatan mereka, selain untuk mendapatkan ridha Allah. Orang yang semacam inilah yang kelak pada Hari Kiamat akan mendapat janji Allah.

Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda,
“Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, ‘Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali per-lindungan-Ku.” (HR. Muslim)
Dari Mu’adz bin Jabalzia berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, “Wajib untuk mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling mencintai karena Aku dan yang saling berkunjung karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku.” (HR. Ahmad).

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam hadits Abu Hurairah Radhiallaahu anhu , diceritakan, “Dahulu ada seorang laki-laki yang berkunjung kepada saudara (temannya) di desa lain. Lalu ditanyakan kepadanya, ‘Ke mana anda hendak pergi? Saya akan mengunjungi teman saya di desa ini’, jawabnya, ‘Adakah suatu kenikmatan yang anda harap darinya?’ ‘Tidak ada, selain bahwa saya mencintainya karena Allah Azza wa Jalla’, jawabnya. Maka orang yang bertanya ini mengaku, “Sesungguhnya saya ini adalah utusan Allah kepadamu (untuk menyampaikan) bahwasanya Allah telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai temanmu karena Dia.”

uuuuuuccchhhhh

paaaaaaaaaaaaannaaaaaaaaassss





subhanallah.........



panasnya Pekanbaru ku.......








hemmmmmmph......







AC di ruangan ku pun tak mempan.....






heeeellllpppp...........!!!






^^,